Pecah! Keseruan Lomba 17-an FIP UNIKAMA Buktikan Nasionalisme Bisa Dibangun Lewat Tawa dan Estafet Sarung

Pecah! Keseruan Lomba 17-an FIP UNIKAMA Buktikan Nasionalisme Bisa Dibangun Lewat Tawa dan Estafet Sarung

FIP — Siapa bilang memupuk rasa nasionalisme di lingkungan kampus harus selalu melalui diskusi tegang di ruang kelas? Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) membuktikan bahwa kecintaan pada tanah air bisa dirayakan dengan cara yang jauh lebih asyik. Jumat (21/8/2026) lalu, area Lapangan Wall Climbing UNIKAMA mendadak riuh oleh gelak tawa seluruh civitas akademika yang tumpah ruah merayakan semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dari Senam Pagi Hingga Duel Estafet Kardus 

Keseruan bertajuk “Ayoook! Lomba 17-an” ini sudah memanas sejak pukul 07.00 WIB lewat sesi senam pagi bersama. Begitu keringat mengucur, aura kompetisi yang sehat langsung terasa. Peserta ditantang untuk adu kekompakan dalam Estafet Kardus dan Estafet Sarung, adu ketangkasan di lomba Mancing Kerupuk, hingga adu fokus tingkat tinggi pada permainan Lawan Kata.

Pemandangan di lapangan hari itu menjadi bukti nyata leburnya sekat birokrasi kampus. Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan Senat Mahasiswa Fakultas (SMF) tampak berbaur lepas berlomba melawan para dosen, tenaga kependidikan (tendik), hingga tenaga penunjang demi memperebutkan deretan hadiah menarik.

Nasionalisme Kaum Terdidik di Era Modern 

Di balik serunya perebutan kerupuk dan sarung yang mengundang tawa, terselip pesan kebangsaan yang sangat kuat. Ketua PPLP PT-PGRI Malang, Drs. Agus Priyono, M.M., mengingatkan bahwa jika 81 tahun silam kemerdekaan direbut lewat desingan peluru, maka hari ini kemerdekaan harus dirawat lewat persatuan dan kerukunan kaum terdidik.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor II UNIKAMA, Irma Tyasari, Ph.D., turut memberikan acungan jempol. Baginya, lomba ini bukan sekadar ajang seru-seruan, melainkan laboratorium mini untuk menguji jiwa sportivitas, komunikasi, dan gotong royong antarwarga kampus.

Dekan FIP UNIKAMA, Dr. Cicilia Ika Rahayu Nita, M.Pd., memandang semarak 17-an ini sebagai wujud syukur keluarga besar fakultas. Beliau sangat meyakini bahwa iklim kampus yang guyub, rukun, dan harmonis merupakan fondasi paling esensial untuk melahirkan inovasi dan karya.

Kemeriahan lomba kemerdekaan ini pada akhirnya meninggalkan kesan mendalam. FIP UNIKAMA tidak hanya menegaskan posisinya sebagai kawah candradimuka bagi para calon pendidik cerdas, tetapi juga sebagai institusi yang sukses merawat kehangatan keluarga dan semangat nasionalisme tinggi di setiap denyut aktivitasnya.


Pendaftaran Mahasiswa baru dapat melalui link berikut: https://pmb.unikama.ac.id/

info lebih lanjut : Follow akun Instagram FIP @fip.unikama atau Tiktok @fip_unikama

Scroll to Top